Selasa, 22 Maret 2011

Cara Blogging Sinting Tak Kenal Waktu


Mungkin selama ini di antara sudah tahu ada seorang blogger sinting yang bernama erianto anas kentut. Tingkahnya dalam blogging memang aneh. Saya sendiri yang selalu membututi dosis bloggingnya juga ikut terbawa sinting.

Sejak ia mulai membangun blog ini saya selalu mengintip kegiatan bloggingnya. Tidak pernah absent walaupun hanya 0, 0000001 detik pun. Asal dia sudah membuka blog ini maka secara bersamaan saya sudah langsung mengintipnya. Bahkan kemana pun ia pergi saya sudah ada dalam jiwanya.

Dan ini adalah kasus yang paling sinting dari erianto anas kentut…

Senin tanggal 9 agustus 2010 kemaren isteri dan anak-anaknya pulang mudik. Buat berkumpul dan silaturahmi sama orang tuanya karena mau masuk bulan puasa. Nah, mestinya kan dia ikut. Tapi dia bilang sama isterinya mau mengurus masalah tambahan koneksi internet untuk laptopnya. Soalnya kalau anaknya sudah pulang sekolah dia tidak bisa blogging. Karena giliran anaknya untuk main game PB. Biasanya dia terbang ke warnet. Akhirnya isterinya mengerti.

Maka tinggalah ia sendiri di rumahnya.

Tahukah anda kisah selanjutnya?

Begitu isteri dan anaknya berangkat, ia langsung kunci pagar, kunci pintu, tutup gorden, kembali menempel di komputer. Ya erianto anas kentut ini langsung tancap blogging. Terus…terus…terus…. Sampai senja lupa mandi lupa makan. Jam 10 malam musik MP3 di perutnya mulai berdendang. Maka barulah ia berlari ke dapur. Dilihat nasi di magic jer sudah kering. Soalnya waktu makan siang lupa menutupnya karena buru-buru makan di depan komputer sambil blogging.

Apakah ia masak nasi yang baru?

Sudah bisa ditebak akal bulusnya. Biasanya ia menjawab: “rugi dong sekian waktu blogging untuk masak”

Maka nasi yang sudah mirip kerikil itu langsung tancap ke mulutnya. Lagi-lagi sambil blogging. Makan selesai langsung berlari kedapur, jrengggg. Piring terbang ke wastafel ia kembali terbang menempel ke blogernas. Terus ..terus….terus ….. sampai terdengar azan subuh. Jadi dia tidak tidur? Sepertinya tidak terindeks di regedit otakya. Tapi cahanya matanya sudah mulai 3,5 watt. Tapi update tetap lanjut. Karena jutaan ide masih menari-nari di regedit otaknya.

Sampai jam 10 pagi ia terkejut. Duduknya terasa bergoyang. Ia mengira terjadi gempa. Tangannya terhenti menekan keyboard. Melihat ke sekeliling isi rumah kalau ada yang bergoyang. Ternyata tidak satu pun yang bergoyang. Barulah ia sadar bahwa badannya sudah mulai oleng. Tak lama kemudian baru ia masuk kamar. HP langsung dimatikan. Maka tidurlah erianto anas sinting ini.

“Tok tok tok tok tok ……..!”

“Tok tok tok tok tok ……..!”

“Tok tok tok tok tok ……..!”

“Tok tok tok tok tok ……..!”

“Tok tok tok tok tok ……..!”

“Tok tok tok tok tok ……..!”

Erianto anas sinting terbangun. Ia lihat jam di dinding sudah pukul 3 siang. Sayup-sayup ia dengar beberapa orang berbincang-bincang di depan pagar rumahnya.

Blogger sinting ini mengintip dari jendela.

“Mungkin lagi keluar kali ya…”
“Lampu teras dah mati nih”
“Tadi malam saya lihat di keluar dengan sepeda motor…”
“Ada gak ya ia di dalam?”

Tahukah anda tindakannya?

Blogger sinting ini langsung nempel blogging tanpa mandi tanpa cuci muka tanpa sarapan apa-apa….

“Tok tok tok ggrnj asfjhakj safdhafa ggerg gerrr….!”

Ia dengar suara itu makin keras.

Akhirnya ia keluar.

“Alhamdulillah ……Ada rupanya. Kirain kemana. Itu isterinya dari tadi nelpon terus nanya situ. Minta tolong dilihatin kok gak ada kabarnya. Jangan-jangan ada apa-apa. Waduh ….. mas mas….”


Erianto anas sinting:
“Oh.. iya buk … semalam saya lambat tidur jadi bangun kesiangan”

Tetangga:
“Terus HPnya kok gak bisa dihubungi?”

Erianto anas sinting:
“Kebetulan lagi dicas tadi malam buk, lupa ngidupin lagi”

Tetangga:
“kirain ada apa. Telpon deh segera isterinya! Udah cemas tuh dia.”

Tahukah anda apa yang dilakukan blogger sinting ini?

Pintu ditutup langsung terbang ke blogernas. Bloggging lagiiiiiiiiiiiii ……….

Tak lama kemudian HPnya berdering. Rupanya isterinya menelpon. Terjadilah pertengkaran indah. Sssttttt…….! Biarkan urusan mereka berdua ya.

Yang boleh kita ketahui adalah ini:

Sang isteri:
“dah jadi tuh diurus koneksinya?”

Erianto anas sinting:
“iya dari kemaren mau pergi tapi hujan terus…”

Sang isteri:
“Ya urus secepatnya mas, biar nanti pas kami kembali dah beres”

Erianto anas sinting:
“iya habis ini saya akan langsung berangkat”

Tahukah anda apa yang dilakukan oleh blogger sinting kita ini?

Ngeblog lageeeeeiiiiiiiiiiiiiiii ………..!!

Terus …terus ….terus ……. Senja datang ……..terus…….terus ….terdengar suara pengajian di mesjid ……terus ..terus …….. makan sahur ………..terus ……terus TIDUR TIDAK USAH…….terus …..terus ……sudah jam 7 pagi ……terus ….terus

Entah apa yang akan terjadi dengan blogger sinting ini
Entah bagaimana riwayat akhirnya saya jadi ngeri membayangkannya.

Dan tahukah anda?
Hari ini ia sudah berjanji akan menjemput isterinya. Dan ia akan pergi dengan sepeda motor reotnya. Dengan jarak tempuh 120 km. Padahal ia belum tidur 0,000 detik pun.

Karena itu melalui blog dia ini saya minta bantuan pada anda semua. Nasehatilah dia. Tapi tidak usah dengan bahasa yang lembut. Anda kan sudah tahu bahasa erianto anas ini kurang ajar. Karena itu nasehatilah ia dengan cara yang sama. Bila perlu jewer saja. Dia ini orangnya keras kepala. Jangan percaya semua yang dia tulis di blognya ini. Omong kosong bohong melompong nih semuanya. Jujur, sabar, sportif ah …. Nggak ada itu. Dia sama sekali tidak pantas menyandang semua gelar itu. Bagi saya dia ini seorang blogger sinting. Lebih sinting dari orang yang tidak sinting. Dan lebih gila dari orang yang tidak gila…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar